A Farewell to My Old Friend, Yoseph Chalik


Bukber

Hari ini sebenarnya banyak saya lalui dengan keceriaan. Pagi hingga sore hari saya berkumpul dengan teman-teman di rumah. Obrolan hangat, canda, dan tawa tak terhindari. Akan tetapi, saat malam tiba, saya terenyak mendapat kabar yang sangat mengejutkan. Teman sekaligus adik kelas saya sewaktu SMA, Yoseph Chalik A., meninggal dunia di usianya yang ke-24 seminggu yang lalu.

Ya, usia yang masih sangat sangat sangat belia. Rasanya tidak percaya. Rasanya terlalu mendadak.

Memang, sudah lama sekali saya tidak bersua dengan Ocep—panggilan akrabnya. Terakhir, barangkali kami bertemu sewaktu kumpul-kumpul sewaktu buka bersama Ramadhan tahun lalu. Saya sebenarnya sudah mendengar kabar kalau dia sakit satu atau dua bulan lalu. Sakit keras katanya, tapi saya juga belum tahu apa yang dia derita saat itu. Saya sama sekali tidak menyangka bahwa sakitnya itu akan merengut nyawanya.

Saya tidak akan mengaku sebagai sahabat karib Ocep. Saya mengenal Ocep karena kami satu SMA, di mana dia adalah adik kelas saya. He’s one of the sweetest and kindest guy I have ever known. Selalu ceria, tersenyum, dan tertawa. Terkadang dia begitu lugu. Lucu sekali melihatnya, terlebih waktu itu dia masih chubby. Kami pun sempat menjadi rekan seperjuangan sewaktu OSIS.

Dia suka menulis, menggambar, dan menonton film. Mungkin karena kesamaan hobi itu saya sempat dekat dengan Ocep. Saya masih ingat dulu sering membawa majalah film ke sekolah (sebagai anggota OSIS, saya “kebal” kena razia. Hahaha) dan Ocep sering meminjamnya untuk membaca-baca. Dia juga pernah bercerita tentang hobi menggambarnya dan fans berat Sailor Moon saat masih kecil. Hahaha.

Setelah saya “pensiun” dari OSIS dan kesibukan dalam menghadapi UAN, kami semakin jarang mengobrol. Akhirnya, setelah saya lulus, kami putus kontak. Yang menjadi kenangan tinggallah karya dia, sebuah komik yang menghiasi Buku Tahunan untuk angkatan saya (sebagai anggota OSIS, dia ikut berpartisipasi mengerjakan Buku Tahunan).

Entah berapa tahun saya tidak mendengar lagi kabar darinya. Akan tetapi, takdir mempertemukan kami kembali lewat cara yang cukup unik. Kami bersua kembali di sebuah grup film di salah satu social media. Awalnya saya tidak ngeh karena dia mengenakan nama akun Joseph Hazel (menurut pernyataan dia, “Hazel” itu warna matanya, sebuah pernyataan yang saya anggap sebagai bentuk kenarsisan saat itu. Hahaha). Terlebih, foto-fotonya pun sama sekali tidak terlihat seperti Ocep yang dulu saya kenal. Ocep yang chubby sudah tidak ada lagi, digantikan Ocep yang well build berkat sering olahraga. Perubahan fisik yang terus terang membuat saya iri karena sampai sekarang saya sama sekali gagal mendapatkan fisik seperti Ocep.

Sungguh sebuah kejutan sewaktu bisa bertemu dengannya lagi. Selain fisiknya, tidak ada yang berubah dari Ocep. He still is the sweet guy I know. Dan kami sempat bertemu dalam beberapa kesempatan. Trip ke Bandung, trip ke kebun raya, dan buka bersama.

Sekarang, Ocep sudah tiada. Ada rasa menyesal karena tidak sempat menjenguknya di rumah sakit atau di rumahnya. Dan, lebih menyesal lagi karena baru mengetahui kabar kewafatannya seminggu kemudian. Sekarang saya merasa seperti teman yang sangat buruk karena seakan tidak peduli dengan teman saya yang satu ini.

Hanya doa yang bisa saya berikan pada Ocep sekarang. Raganya barangkali sudah tidak ada lagi di dunia ini, tapi kenangannya akan senantiasa hidup di hati orang-orang yang mencintainya.

Berikut adalah beberapa foto almarhum yang saya miliki.

Zaman SMA

Ocep Zaman SMA

Komik Ocep di Buku Tahunan

Komik Ocep di Buku Tahunan

Trip to Bandung

Trip to Bandung

Blow the Balloon

Blow the Balloon

Di Kebun Raya

Di Kebun Raya

Trip to KBR

Trip to KBR

Dan berikut adalah video yang Ocep buat pada waktu ulang tahunnya yang ke-24, September 2012 yang lalu…

Birthday Montage

Selamat jalan, Sobat. Beristirahatlah dengan tenang di tempat yang lebih baik. Semoga dosa-dosamu diampuni, semoga amal-amal ibadahmu diterima, dan semoga engkau diberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya. Amiiin.

Kami merindukan tawa ceriamu, kehangatan hatimu, dan kebaikan budimu. Kami akan selalu merindukanmu, Ocep…

Yoseph Chalik A. 20 September 1988 - 31 Mei 2012

Yoseph Chalik A.
20 September 1988 – 31 Mei 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s