Monsters, Man, and Bjork


Still Photo: Little Talks & Tma, Svetlo, Tma

Pesta Fantasi 2012 telah dimulai! Kastil Fantasi segera kebanjiran para peserta pesta sejak 1 Juli 2012. 267 cerpen bergenre fantasi bersaing dengan sengitnya, termasuk karya sederhana saya, yang entah kenapa ikut-ikutan nyempil di sana. Hahaha.

Perjalanan Mencari Diri, cerpen karya saya mendapat nomor urut 117, dan diperbolehkan unjuk gigi sejak tanggal 2 Juli yang lalu. Sejauh ini cerpen saya tersebut mendapat tanggapan positif dari pembaca, juga meraup banyak masukan yang saya yakin dapat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan menulis saya.

Ide cerpen Perjalanan Mencari Diri muncul sewaktu teman saya men-share sebuah video klip berjudul ‘Little Talks’ dari Of Monster and Men. Setelah menontonnya saya bilang “Wow! Saya jadi dapat inspirasi untuk menulis cerita fantasi!”. Kebetulan pula lomba menulis cerpen Fantasy Fiesta tengah dilangsungkan. Namun saya tidak langsung menulis cerpen tersebut, melainkan menulis cerpen berjudul Shaman, yang semula saya pertimbangkan pula untuk saya submit ke Fantasy Fiesta. Sayang, Shaman tidak bersinar seperti yang saya harapkan. Ada yang menyukainya, ada yang tidak, namun semua setuju Shaman kurang seru.

Ya sudah, saya mencoba untuk menulis cerpen lain. Kali ini saya coba untuk menulis cerpen dengan Little Talks sebagai inspirasinya. Tentu saya tak mau meniru video klip tersebut (it would be a shame for me). Maka saya mencari referensi lain yang bisa saya pakai, dan saya kemudian teringat sebuah film pendek tahun 1989, karya sutradara surealis Jan Svankmajer, berjudul Tma / Svetlo / Tma (Darkness, Light, Darkness). Dari sanalah ide-ide liar bermunculan. Saya sangat bergairah dan mulai menuliskannya. Biasanya saya cuma membutuhkan waktu beberapa jam untuk merampungkan sebuah cerpen. Namun kali ini saya ingin cerpen ini lebih bersinar, sehingga saya butuh waktu 5 hari untuk merampungkannya, termasuk edit dan proofread. Jika saya lelah menulis, saya berhenti, tidak memaksakan diri seperti biasa, sebab saya tahu itu akan membuat cerita saya ‘keteteran’.

Bjork – Wanderlust

Saya merasa dua sumber di atas belum cukup. Saya mengumpulkan lagi lebih banyak materi, salah satunya dari video klip Bjork berjudul Wanderlust. Klip tersebut menjadi inspirasi saya untuk menbangun atmosfer serta setting cerita. Saya pun mengumpulkan gambar-gambar pemandangan alam, dari Islandia, Ceko, hingga Indonesia. Dari sana saya berharap world-building cerpen saya mumpuni, dan dapat menghasilkan suasana sebuah universe yang ajaib. Ini merupakan tantangan sendiri, sebab biasanya saya lemah dalam masalah deskripsi, serta lebih kuat dalam dialog. Namun di cerpen ini saya keluar dari zona nyaman saya, menulis cerita yang naratif dan minim dialog. Saya harap saya berhasil meramu semuanya dengan baik😀

Jadi, begitulah. Perjalanan Mencari Diri (yang semula saya beri judul The Adventure of Self-Discovery) selesai juga. Dengan modal nekat dan tekad, saya submit cerpen tersebut untuk bertanding di Fantasy Fiesta 2012. Senang rasanya mendapat banyak komentar dan tanggapan atas cerpen saya yang satu ini. Saya harap masih ada lebih banyak lagi pembaca yang bisa memberikan komentar, masukan, saran serta kritiknya untuk cerpen saya tersebut.

So, sudahkah Anda mampir untuk membaca dan memberikan komentar untuk cerpen saya?😀

4 thoughts on “Monsters, Man, and Bjork

  1. Sudah berkunjung!🙂
    Btw saia sudah minta ijin Kk untuk nge link blog ini di blog saia belum ya..? Kalau belum saia boleh minta ijinnya?🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s